HALOHA

HALOHA

Rabu, 14 Oktober 2015

Pewaris Tahta Kerajaan Britania Raya

Garis Suksesi Takhta Britania Raya adalah urutan orang-orang yang memiliki hak dan memenuhi syarat sebagai pewaris takhta Britania Raya (Inggris Raya). Dalam hal ini, pemerintah Inggris tidak mempublikasikan daftar resmi dari orang-orang yang masuk dalam daftar urutan tersebut, namun berdasarkan data silsilah dan penelitian sederhana menyebutkan bahwa ada ribuan orang yang memiliki potensi berada dalam daftar tersebut.[1]
Syarat dan ketentuan
Hak menjadi suksesor ini diatur dalam Undang-undang Penyelesaian Inggris 1701, Undang-undang Pernikahan Kerajaan Inggris 1772 dan hukum adat.[2] Garis suksesi ini mengutamakan pria namun tidak menutup kemungkinan untuk wanita. Para anggota garis suksesi ini lalu menemui dua persyaratan lagi:
  • Pihak tersebut adalah keturunan sah (menurut Undang-undang legitimasi Inggris dan Wales, adalah keturunan dari Elektris Sophia dari Hanover)
  • Pihak tersebut tidak pernah beragama Katolik Roma dan tidak pernah menikahi seseorang beragama Katolik Roma.
Pada saat naik takhta, pewaris takhta tersebut harus menjadi anggota Gereja Inggris.[3]


Charles, Pangeran Wales, sang pewaris takhta

    Isyana Sarasvati - Keep Being You (Official Music Video)

    Selasa, 13 Oktober 2015

    How to speak English?

    Gimana kalo grammar gue salah?”
    “Gue tiba-tiba blank aja kalo ngomong bahasa Inggris.”
    “Ntar aja pas bahasa Inggris gue udah jago.”
    “Pelafalan bahasa Inggris gue jelek abis.”
    “Setiap gue ngomong, logat lokal gue keluar.”
    “Nanti gue diketawain orang-orang.”
    “Nggak mau ah, norak kalo sok-sok Inggris gitu.”
    “Minder ah, sama temen-temen gue yang udah jago.”
     
    Sound familiar? menghindari ngomong dalam berbahasa Inggris. Mulai dari takut, malu, cemas, bahasa Inggrisnya jelek, dan seterusnya. Padahal, kemampuan untuk ngomong/ speaking dalam bahasa Inggris itu gak keitung pentingnya.Hal yang paling penting dari bisa ngomong dalam bahasa Inggris itu adalah komunikasi. Bahaya nggak sih kalo kita nggak bisa ngemukain pendapat/ ide cuma gara-gara nggak bisa ngomong in English? Ini nih contoh-contoh kasus yang bisa terjadi sama kita semua:

    • Lo kalah debat padahal lo lebih pinter dari lawan debat lo
    • Jadi nggak bisa ikut konferensi atau kompetisi di kancah internasional
    • Mau hidup di lingkungan yang multicultural tapi nggak bisa ngobrol sama siapa-siapa
    • Nggak jadi dapet beasiswa ke luar negeri
    • Ngimpi kuliah di luar negeri, tapi jadi nggak keterima di universitasnya
    • Nggak bisa berpartisipasi di organisasi pemuda internasional
    • Nilai presentasi lo gagal total
    • Yang udah kerja, gagal dapet promosi di kantor
    • Gagal wawancara kerja
    • Mau ikut Miss Universe tapi ngaco pas wawancara
    • Mau jadi politisi tapi pas diwawancara majalah internasional malah malu-maluin
    • Traveling ke luar negeri nyasaaar melulu karena nggak bisa nanya arah; sampe jadi korban viral video di Youtube karena lo ngomongnya ngaco parah.
    Itu contoh kecilnya doang loh. Akan banyak kesempatan yang nggak teritung yang akan lo lewatin ketika lo nggak bisa ngomong dalam bahasa Inggris. Nah, sekarang gimana sih cara kita belajar untuk speaking in English? Kuncinya satu:
    PRACTICE SPEAKING AS MUCH AS POSSIBLE
    Resep utama untuk bisa writing in English adalah write in English as much as possible. Resep untuk bisa listening in English adalah listen in English as much as possible. Begitu juga dengan speaking. 
    Practice speaking AS MUCH AS POSSIBLE
    Pertanyaan yang selanjutnya muncul adalah “Gimana caranya mulai speaking in English as much as possible? Gue banyak banget keterbatasan.”
    1. Terima kenyataan bahwa lo pasti melakukan kesalahan
    Untuk start speaking in English, santai dulu MenAt the beginning, you won’t be a good speaker ! Karena itulah, kita harus buang rasa takut, cemas, malu akan kesalahan-kesalahan. Yang namanya belajar speaking itu, mulai dari logat lo jelek, otak blank, salah grammar, ngomong lamban, terbata-bata, itu normal banget. Kesalahan itu hampir pasti terjadi, dan kita harus menerima kalo kita bakalan salah suatu saat. Kita juga wajib buang jauh-jauh kecemasan akan pencitraan: dibilang norak, diketawain, dianggep sok gaul, etc. Berani aja dulu, ini kan guna banget. Toh ketika speaking lo jadi bagus di masa depan, siapa sih yang paling kena dampak positifnya?
    Menerima kesalahan itu adalah kickstart yang sangat amat penting untuk belajar apa pun, speaking in English hanyalah salah satunya. Itu membuat kita terbuka sama kritik dan membuat kita jadi a better learner. Mendingan lo salah dan malu sekarang atau pas nanti lo terjun di masyarakat? Ketika lo kerja, jadi politisi, atau sampai jadi kandidat something yang internasional, baru tuh tiada maaf dari masyarakat untuk kesalahan beginian
    2. Keep speaking while improving your broken English
    Let say you have broken English. Lantas?
    Untuk awal, nggak masalah. Yang penting pede dulu. Lo nggak harus mulai speaking pakai kalimat kompleks kan? Nggak usah pakai vocab yang berat-berat kan? Nggak perlu juga grammar-nya, ribet kan?
    You can start with something simple. Ketika ngomong sama orang lain, kita bisa ngerespon dengan senyum, ngangguk, yes/no, kalimat pendek, ataupun pertanyaan pendek.
    Tapi itu hanya awalnya loh, berikutnya jangan lupa bahwa dasar-dasar bahasa Inggris juga wajib lo tingkatin. Grammar dan vocab itu menjadi dasar dalam bahasa Inggris, harus dipelajarin. Dan, itu semua bisa kok dilakuin secara paralel. Jangan sampai kita terjebak dalam jebakan batman di bawah ini.
    Misconception dalam speaking: Grammar & Vocab nggak penting
    Ini salah kaprah banget. Pengetahuan kita akan grammar dan vocab membantu speaking kita menjadi jauh lebih jelas, lebih kaya informasi, dan lebih ekspresif. Justru grammar dan vocab adalah dasar dari speaking, listening, reading, dan writing. Memang sih di awal speaking, pede aja dulu. Sembari lo dalam proses menjadi pede, hajar tuh grammar dan vocab di zeniusenglish.com.
    Nah sekarang coba bandingin, lebih enak ngomong sama si A, B, atau si C? Anggap semuanya ngomong dengan lancar ya.
    Bule: Hey guys, how are you? What are you doing?
    A: I good. I cleaning clothes for me above me detergent new.
    B: I am good. I am watering my clothes with that soap for clothes. The soap for clothes is new and it belongs to me.
    C: I am good. I am washing my clothes with my new detergent.
     
    Si A ngomong dengan grammar yang ngaco. Susah dimengerti. Si B grammar-nya bener, namun vocab-nya kurang bagus. Selain itu, kalimatnya gak efisien nih panjang amat ya. Nah si C ini nih. Kalimatnya grammar dan vocabnya ok.
    Gampang dimengerti, kan? Kita bisa lihat bahwa grammar dan vocab penting banget loh dalem speaking supaya kita ngomongnya jelas, informatif, ekspresif. Selain itu, kalo kita maunya ngomong dengan grammar dan vocab yang asal-asalan, kita tuh bisa bikin orang lain bingung, bisa membuat adanya miskomunikasi, dan dianggep kurang terpelajar.
    3. Immerse yourself in English Environment
    English, lo tetep bisa meleburkan diri ke dunia berbahasa Inggris ala kadarnya. Dunia bahasa Inggris itu bisa lo bikin sendiri. Contoh:
    Coba ganti buku yang lo baca dengan buku berbahasa Inggris (and read them out loud), setel film berbahasa Inggris, dengerin podcasts dan siaran radio berbahasa Inggris (kalo bisa tiruin native speaker ngomong), kalo nyatet di kelas pake bahasa Inggris, bikin English Day untuk ngobrol sama temen/keluarga dengan bahasa Inggris, hp lo diset berbahasa Inggris, baca artikel/koran/majalah berbahasa Inggris, meng-install kamus Inggris-Inggris. Ikutan acara kedutaan atau club Bahasa Inggris juga bisa.
    Kegiatannya nggak harus punya efek langsung ke speaking lo, efek ke pemahaman bahasa Inggris lo juga bisa ngaruh loh ke speaking.
    Dengan membuat dunia bahasa Inggris lo sendiri, lo bisa terinspirasi dari banyak hal di sekitar lo untuk lebih menggali bahasa Inggris itu sendiri. Misalnya deh ketika lo nonton berbahasa Inggris, ada debat seru di internet, lo jadi penasaran kan pingin ngerti itu apa yang diomongin kan? Misalnya lagi, lo suka banget sama cewe bule di Jakarta International School, lo pingin kan bisa ngobrol sama dia? Ketika debat bahasa Inggris dan temen lo ngemukain pendapatnya yang jelas salah, lo pingin dong bikin pemikirannya menjadi bener?
    Nah immersing yourself di lingkungan berbahasa Inggris itu bisa menginspirasi lo untuk belajar bahasa Inggris lebih dalam lagi dalam hal apa pun, termasuk speaking di dalamnya.
    4. Speaking Partner
    Terakhir, ini adalah salah satu hal yang penting banget. Coba cari partner untuk bisa bebas ngomong bahasa Inggris. Partner ini harus mendorong lo untuk ngomong bahasa Inggris, mengkritik salah-salahnya lo (dan sebaliknya), dan bisa dijadiin temen diskusi bermacam-macam topik.
    Kalo kita nggak punya temen native speakers, nggak masalah. Kita bisa cari temen non-native yang tetep bisa bantu kita belajar, kok.
    Satu lagi, jangan lupa nih. Untuk bisa bicara bahasa apa pun dengan lancar, kita harus melakukannya secara rutin. Kalau nggak, kita bakalan lupa. Selamat ngobrol!
    Nah, sekarang kalo ada yang mau kasih komentar, masukan, atau sekedar ngobrol. Jangan malu-malu langsung kasih komentar aja di bawah artikel ini, and I'll be very happy, if you try to write it in English ! 

    Hampir Punahnya Kesenian Tradisional Indonesia

    Indonesia merupakan negara yang dikenal dengan julukan Jamrud Khatulistiwa. Itu dahulu, yap dahulu kala Indonesia kaya dengan warisan leluhur berupa kesenian tradisional,bahasa daerah,dan pesona alamnya. Namun sayang, Indonesia kesini-sini mulai bersedih, mengapa? Karena pengaruh globalisasi barangkali yang membuat kita warganya melupakan warisan leluhur. Ada banyak kesenian tradisional yg telah di klaim oleh negara lain seperti :

    1. Gambar di samping ini adalah Batik. Batik
    Kepemilikan batik sebagai warisan budaya tak berbenda menggelinding setelah Malaysia mengklaim sebagai warisan nenek moyangnya. Untuk mengakhiri polemik, Pemerintah Indonesia akhirnya mendaftarkan batik ke UNESCO untuk mendapatkan pengakuan.


    www.belantaraindonesia.org

    3 September 2008 sebagai titik awal proses Nominasi Batik Indonesia ke UNESCO. Namun baru diterima secara resmi oleh UNESCO pada 9 Januari 2009. UNESCO kemudian melakukan pengujian tertutup di Paris 11-14 Mei 2009. Hasilnya, 2 Oktober 2009, UNESCO mengukuhkan batik sebagai warisan budaya IndonesiaBatik adalah milik Indonesia Malaysia tak berhak lagi mengklaimnya.


    2. Lagu Rasa Sayange
    www.belantaraindonesia.org
      

    Polemik klaim lagu "Rasa Sayange" cepat berakhir. Pemerintah Malaysia sendiri yang mengakhirinya. 11 November 2007, Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Budaya Malaysia, Rais Yatim mengakui bahwa Rasa Sayange adalah milik Indonesia.


    3.Wayang Kulit


    www.belantaraindonesia.org

    Malaysia pernah mengklaim wayang kulit sebagai budayanya. Padahal sudah jelas wayang kulit ini adalah budaya khas Jawa. Pertunjukan wayang kulit telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 27 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi.

    Diatas merupakan contoh-contoh kesenian tradisional Indonesia yang telah di klaim negara lain,yakni Malaysia. Sungguh miris dan menyedihkan, Malaysia yang dulunya berguru kepada kita tapi kini berani berbuat curang. Oke jangan menyalahkan orang lain, berkacalah kita! Mungkin ini kesalahan dari generasi mudanya sendiri. Pola pikir bangsa Indonesia khususnya saya, berpikir kalau kebarat-baratan (Westernisasi) itu up to date sehingga melupakan Kesenian Tradisional Bangsa Sendiri, sungguh sedih melihat realita ini. Marilah sebelum semakin banyaknya pengklaiman, marilah generasi bangsa cinta Indonesia

    Masa Depan Mahasiswa Sarjana Bahasa Inggris


    Pilihan anak untuk mengambil jurusan sastra/bahasa asing di universitas sering kali membuat galau orang tua. Sebab kalau sudah lulus anak mereka mau kerja apa?

    Umumnya walau tidak selalu, anak-anak bahasa memang tidak terlalu memikirkan bagaimana nantinya mereka di masa depan saat masuk ke jurusan sastra.  Mereka memilih jurusan tersebut dengan iman dan passion akan hal-hal keren yang berkaitan dengan  bahasa yang ingin dipelajarinya, misalnya mahasiswa sastra Jepang sangat senang dengan manga dan anime.
    Lalu kalau anak-anak ini ditanya bila sudah lulus mau apa, mereka bengong, tidak ada bayangan akan penerapan keahlian mereka. Bahkan ketika dulu ada mata pelajaran wirausaha, anak-anak di kelas saya membuat business plan yang tidak ada kaitannya bidang yang dipelajarinya.
    Setelah saya sendiri merasakan dunia kerja dan wirausaha, saya ingin membagikan pengetahuan dan pengalaman saya kepada para orang tua yang mungkin sedang bergelut batin dan juga kepada adik-adik agar bisa mempersiapkan dirinya sebaik mungkin untuk menghadapi masa depan yang semakin kompetitif.
    Apakah ada di luar sana perusahaan atau orang yang membutuhkan keahlian bahasa?
    Ada. Keahlian bahasa dibutuhkan terutama oleh:
    1. Perusahaan-perusahaan asing yang masuk ke Indonesia.
    2. Proyek-proyek yang melibatkan pihak asing.
    3. Perusahaan lokal yang berkorespondesi dengan orang luar.
    4. Selain itu masih ada sekolah, universitas, tempat kursus, dll.
    Apakah bahasa bisa dijadikan bisnis?
    Bisa. Lihat saja lembaga-lembaga kursus bahasa swasta yang terkenal dan mendunia, seperti Berlitz, EF, dll. Itu bukti, bahwa bahasa bisa dibisniskan.

    Tip dan saran

    Berikut beberapa tip dan saran saya untuk Anda yang belajar bahasa:
    1. Gabungkan keahlian bahasa dengan keahlian lain. Dengan demikian pintu-pintu kesempatan akan lebih banyak lagi terbuka, misalnya jika Anda bisa public speaking, mungkin Anda bisa jadi MC di berbagai kesempatan.
    2. Pilihlah bahasa dari negara yang sedang booming perekonomiannya, memiliki peranan penting di kancah internasional, atau yang investornya ada banyak di Indonesia. Karena bahasanya akan semakin dipergunakan dan dibutuhkan.
    3. Persaingan dalam Keahlian Berbahasa Inggris sudah semakin tinggi. Karena banyak orang yang menguasai bahasa ini. Namun demikian bukan berarti tidak perlu dipelajari. Hanya saja situasi lowker sekarang lebih membuka kesempatan untuk kemampuan bahasa Mandarin, Jepang, dan Korea.
    4. Pelajarilah lebih dari satu bahasa. Selain membuat Anda layak dibayar mahal, kadang ada lowongan yang membutuhkan lebih dari satu bahasa.
    5. Kejar semua sertifikasi bahasa yang ada dan yang tertinggi untuk meningkatkan kredibilitas, nilai dan daya tawar Anda.
    6. Bangun jaringan. Berteman dan bergaulah dengan banyak orang. Karena dari situlah kesempatan dan job datang. Sebab biarpun Anda ahli, kalau tidak dikenal orang sama saja bohong.
    7. Bangun skill bukan hanya mengejar nilai. Orang nyontek nilai bisa bagus, tetapi keahliannya bodong. Ketika di lapangan pasti kelabakan.
    8. Dunia kerja mengharapkan kemampuan bahasa asingmu selevel dengan native speaker. Jadi belajarlah yang benar.
    9. Jangan hanya mengandalkan materi-materi dari kuliah. Dalamnya bahasa dibandingkan dengan jumlah jam kuliah itu bak langit dan bumi. Bayangkan jika bekerja di perusahaan asing, tapi bahasa Anda jelek, malu donk.
    10. Belajarlah komputer. Kalau yang ini tidak perlu dijelaskan lagi
    Bila Anda belajar bahasa, belajarlah juga tentang wirausaha. Sebab banyak aspek-aspek bisnis yang berlaku meskipun nantinya Anda bekerja untuk orang, misalnya:
    1. Brand: Nama Anda adalah merek dagang. Kalau kerja Anda bagus, orang makin percaya, maka citra/brand Anda pun semakin bagus.
    2. Produk: Diri Anda adalah produknya seberapa tinggi kualitas dirimu? seberapa canggihkah Anda? Punya sertifikat apa saja? Pengalamannya apa saja?
    3. Pemasaran: Kalau Anda tidak mempromosikan diri Anda dan tidak dikenal orang, maka orang tidak akan mencari dan memakai jasa Anda.
    4. Penjualan: Terkadang orang yang keahliannya lebih rendah bisa mendapatkan pemasukkan lebih tinggi, karena dia tahu ke mana menjual dirinya dan bagaimana menjual dirinya.

    Macam-macam profesi / pekerjaan bahasa

    Sebenarnya ada banyak jenis pekerjaan yang memerlukan keahlian bahasa, diantaranya:

    1. Master of Ceremony (MC)

    Ini penghasilannya lumayan besar nih. Seorang pegawai biasa perlu bekerja satu bulan penuh untuk bisa menghasilkan 2-5 juta, sedangkan seorang MC yang belum terkenal, membawakan acara selama beberapa jam saja, dalam bahasa Indonesia bisa berpenghasilan 2 juta. Jos!
    Apalagi kalau menjadi MC menggunakan bahasa asing, minimal kerja 2 jam bisa mendapatkan 3 juta. Bahkan untuk acara-acara resmi yang besar bisa mencapai 7 juta. Hmm…bagaimana dengan para MC yang sudah terkenal, ya?
    Kenapa saya bilang anak bahasa bisa masuk ke dunia MC? Karena dulu ketika saya kuliah ada anak jurusan Mandarin yang jadi MC di stasiun TV lokal yang kebetulan mengadakan program yang bertemakan Cina.
    Berikut adalah video sebagai contoh MC yang menggunakan bahasa asing.

    2. Penerjemah

    Profesi ini memiliki dua arah, yaitu :
    1. Menjadi seorang profesional, bekerja di sebuah perusahaan
    2. Menjadi wirausahawan, bekerja untuk diri sendiri.
    Sangat disarankan bagi Anda yang ingin menekuni profesi ini untuk mengikuti semua sertifikasi bahasa yang ada. Misalnya:
    1. Bahasa Inggris, TOEFL;
    2. Bahasa Jepang, Noryoku Shiken;
    3. dll.
    Sebab semua sertifikasi ini akan meningkatkan kredibilitas Anda sebagai penerjemah dan daya tawar Anda. Ingatlah akan persaingan. Setelah lulus Anda pun harus bersaing dengan pemain lama.
    Ada banyak hal yang memerlukan jasa penerjemahan misalnya penerjemahan buku fiksi – non fiksi, komik, film, website, game, dll. tapi menurut saya penghasilannya tidak terlalu tinggi.
    Meskipun sudah ada Peraturan Menteri Keuangan No. 84/PMK.02/2011 (Lampiran II halaman 4 butir 14) tentang Standar Biaya Tahun 2012 yang mengatur Satuan Biaya Penerjemahan dan Pengetikan,  sayangnya ini hanya acuan  dan bukan standar.
    Bayaran di lapangan  banyak yang di bawah acuan tersebut. Ditambah lagi adanya persaingan harga di antara penerjemah yang membuat nilai penerjemah semakin terpuruk.
    Pemain baru yang sedang membangun nama, suka banting harga. Orang pun masih menganggap penerjemah hanya sebagai juru ketik.
    Penerjemahan dokumen legal mungkin lebih memiliki harga. Sebab segala sesuatu yang berhubungan dengan legalitas itu sifatnya sangat krusial dan sensitif, sehingga toleransi kesalahan sangat kecil atau bahkan tidak ada sama sekali. Selain itu hanya penerjemah tersumpah yang hasil terjemahannya memiliki kekuatan hukum.
    Untuk mendapatkan sertifikasi penerjemah tersumpah Anda harus menempuh sebuah ujian tertentu. Dulu pemkot DKI bekerjsama dengan UI untuk ujian ini, sayangnya menurut kabar yang berhembus, akibat adanya kongkalikong, alias kalau bayar bisa lulus, pemkot DKI memutuskan hubungan kerjasama ini.
    Momen ini dimanfaatkan oleh Himpunan Penerjemah Indonesia untuk membuat sebuah tes sertifikasi yang disebut Tes Sertifikasi Nasional (TSN). Meskipun saat tes ini belum setara dengan ujian yang sebelumnya diadakan di UI, namun para pengurus HPI sedang mengusahakan agar lambat laun tes ini dapat semakin diakui kredibilitasnya secara nasional dan internasional.

    3. Juru bahasa / penerjemah lisan

    Tingkat keahlian yang dibutuhkan dalam penerjemahan lisan lebih tinggi daripada penerjemahan tertulis. Dalam penerjemahan tulisan orang masih bisa lihat kamus, tanya teman, dll. Tetapi di dalam penerjemahan lisan, tidak ada siaran ulang.
    Kalau mau bayaran mahal, Anda sebaiknya mempertimbangkan untuk mengasah ketrampilan ini.
    Penerjemahan lisan dibagi dua macam:
    1. Simultan (Simultaneous Interpretation)
    Disini juru bahasa menerjemahkan ke dalam bahasa target secepat mungkin, sementara pembicara bahasa sumber terus berbicara.
    Untuk melihat secara langsung bagaimana cara kerjanya, berikut adalah sebuah video tentang dunia kejurubahasaan di PBB.

    2. Konsekutif (Consecutive Interpretation)
    Juru bahasa berbicara setelah pembicara bahasa sumber selesai berbicara. Pembicara dapat berbicara panjang baru diterjemahkan atau pendek-pendek.

    Tidak heran dengan semakin sulitnya keahlian, bayarannya pun semakin tinggi.

    4. Sekretaris

    Menjadi seorang sekretaris bayarannya lumayan tinggi. Apalagi jika Anda bekerja di perusahaan asing dan sudah memiliki pengalaman.
    Secara umum tugas seorang sekretaris adalah mengurus korespondensi, seperti mengurus keluar masuk email dan telepon; menyiapkan risalah rapat; menata dokumen; menerjemahkan dokumen; mengatur rapat/janji/acara; mengatur perjalanan dan reservasi; dan mendistribusikan informasi/tagihan/surat.
    Keahlian bahasa Anda akan bermanfaat ketika sebuah perusahaan atau proyek berhubungan dengan orang-orang asing.
    Menurut bocoran seorang teman yang kebetulan menjadi seorang seketaris adalah lebih enak bekerja di proyek, alasannya:
    1. Waktu kerja lebih fleksibel;
    2. Ada kesempatan keluar kantor untuk rapat atau bertemu klien sehingga tidak jenuh;
    3. Ada kesempatan ke luar daerah;
    4. Tempat kerja tidak tentu, tidak selalu di kantor;
    5. Bisa berkesempatan bertemu dengan pejabat pemerintah dan ikut berpartisipasi dalam kajian/studi.
    Kekurangannya: sistem kepegawaiannya kontrak, begitu proyek selesai, cari lagi pekerjaan berikutnya. Selain itu banyak pekerjaan yang tidak sesuai dengan deskripsi tugas.

    5. Pendidik

    Jika Anda memilih profesi ini, maka jalannya yang terbuka adalah menjadi guru di sekolah, pengajar di tempat les, atau dosen di universitas.
    Apabila Anda memasuki dunia universitas, maka sebaiknya Anda memiliki gelar yang tinggi. Semakin tinggi gelarnya semakin besar pendapatannya.
    Kajur saya dulu pernah mengatakan sistem universitas itu melihat ijazah. Sehingga tidak peduli kehebatan atau kemahiran Anda dalam berbahasa, tanpa kertas ajaib itu Anda sulit untuk dibayar tinggi.
    Selain itu agar universitas untuk mendapatkan akreditasi hingga tingkat tertentu diperlukan adanya jumlah dosen bergelar doktor dan S2 dalam jumlah tertentu. Oleh karena itu kertas itu begitu dipandang.
    Kalau tidak bekerja untuk orang, maka pilihannya kamu bekerja untuk diri sendiri misalnya dengan membuka tempat les-lesan.

    6. Blogger atau Vlogger

    Blogger adalah orang yang menerbitkan konten dalam bentuk tulisan secara berkala di internet biasanya menggunakan platform WordPress, Blogspot, Tumblr, dll.
    Vlogger adalah singkatan dari Video Blogger.  Sama seperti blogger, namun menggunakan video sebagai bentuk kontennya. Umumnya orang menggunakan Youtube sebagai tempat untuk mengunggah dan menampilkan videonya ke seluruh dunia.
    Sebuah blog biasanya memiliki tema atau topik tertentu misalnya tentang teknologi, bahasa, budaya, dll. Penulis blog akan membuat tulisan-tulisan berkualitas untuk para pembaca yang memiliki minat akan hal itu.
    Lalu bagaimana seorang blogger menghasilkan uang?
    Jika seorang blogger sudah menciptakan audience dalam jumlah banyak akan ada berbagai pintu yang terbuka. Berikut adalah beberapa cara blogger menghasilkan uang secara umum:
    1. Iklan.
      Cara yang paling sering digunakan orang adalah memasang iklan google Adsense. Dengan menaruh suatu script di blognya, Perusahaan yang membayar advertising ke Google, iklan-iklannya akan tampil di blog orang itu. Dan ketika ada pembaca yang mengkliknya pemilik blog akan dibayar dalam bentuk dolar.
      Bisa juga bila tulisanmu ternyata memiliki kaitan dengan produk perusahaan tertentu, mungkin mereka akan tertarik untuk memasang iklan langsung di tempat kamu, atau bahkan kamu diminta untuk meng-endorse produk mereka.
    2. Narasumber.
      Ketika seorang blogger menjadi expert di bidangnya ia bisa saja diminta untuk berbicara di suatu acara dan dibayar.
    3. Jual jasa.
      Para penerjemah juga biasanya memiliki blog untuk memasarkan dirinya. Dengan harapan akan ada orang yang menemukan dirinya melalui mesin perambah dan menawarkan job.
    4. Jual buku.
      Seorang blogger bila sudah terkenal, ia bisa meluncurkan dan menjual buku lewat blognya.
    5. Jual produk.
      Misalnya bila kamu menulis tentang budaya Jepang, mungkin kamu bisa juga menjual barang-barang yang berkaitan dengan budaya Jepang, seperti kimono, samurai, dll. Sebab orang-orang yang datang ke blog Anda kemungkinan tertarik dengan hal-hal seperti itu.
    6. Forum lowongan kerja.
      Blogger bisa menarik fee dari orang yang hendak memasang iklan lowker di tempatnya.
    Pastinya profesi ini bukan untuk mereka yang mengharapkan pendapatan tetap tiap bulan. Tetapi bukan tidak mungkin bila sudah berhasil, penghasilannya lebih besar dari gaji manajer.
    Menjadi seorang blogger atau vlogger bukanlah untuk semua orang. Membuat sebuah blog yang diminati banyak orang bukan pekerjaan membalikkan telapak tangan. Diperlukan kerja keras, pengetahuan, strategi, investasi waktu dan tenaga ke dalamnya.
    Sebaiknya sejak Anda masih kuliah, Anda sudah memulai. Sebab tanpa pengetahuan tentang marketing dibutuhkan waktu yang lama untuk menghasilkan pundi-pundi uang.